Kritik Ketua Komisi II ada benarnya; surat Menteri PANRB ada indahnya. Tapi birokrasi ini tak akan diselamatkan oleh cambuk, pelukan, atau revisi undang-undang semata. Ia diselamatkan oleh kehadiran kembali subjek yang lama absen: aparatur yang bekerja baik bukan karena diawasi, melainkan karena telah dibentuk—lewat _forma vitae_—untuk tahu bagi siapa ia bekerja.
Saya Berlebaran, maka Saya Ada
Saya adalah orang Indonesia, Jawa, dan Katolik. Menjadi Jawa dan Indonesia bukanlah sebuah kebetulan. Saya sungguh bersyukur menjadi seorang Katolik yang lahir dan besar di lingkungan majemuk, yang multikultur, di tengah Islam yang ramah. Ayah saya tujuh bersaudara, empat Muslim, tiga Katolik. Ibu saya enam bersaudara, empat Muslim dan dua Katolik. Katolisitas saya dibentuk dan […]