“Peradaban tidak runtuh ketika mesin mulai berpikir, tetapi ketika manusia berhenti berpikir karena mempercayakan penilaiannya kepada mesin.” Pendahuluan Setiap zaman menggendong kegelisahannya sendiri tentang apa arti menjadi manusia. Zaman kita ditandai oleh kehadiran akal imitasi yang, dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menggeser batas antara yang dikerjakan manusia dan yang didelegasikan kepada mesin. Esai […]
Saya Berlebaran, maka Saya Ada
Saya adalah orang Indonesia, Jawa, dan Katolik. Menjadi Jawa dan Indonesia bukanlah sebuah kebetulan. Saya sungguh bersyukur menjadi seorang Katolik yang lahir dan besar di lingkungan majemuk, yang multikultur, di tengah Islam yang ramah. Ayah saya tujuh bersaudara, empat Muslim, tiga Katolik. Ibu saya enam bersaudara, empat Muslim dan dua Katolik. Katolisitas saya dibentuk dan […]