Ada satu godaan yang selalu mengintai setiap upaya menulis “genealogi” sebuah konsep: godaan mengira bahwa menemukan asal-usul yang mengejutkan sama artinya dengan membongkar makna sesungguhnya. Genealogi, sejak Nietzsche hingga Foucault, selalu menjanjikan lebih dari sekadar sejarah — ia menjanjikan pembongkaran, semacam dakwaan terselubung: tunjukkan dari mana sesuatu berasal, dan engkau telah menunjukkan apa sesungguhnya ia. […]
Tag: Dotan Leshem
Artikel Terpopuler
-
Ketika Bapa Gereja Menemukan Pertumbuhan – Membaca Ulang Genealogi Neoliberalisme Bersama Dotan Leshem
13 September 2026
-
Anomie Digital: Mengapa Kita Tak Bisa Melikuidasi Sosiologi
7 September 2026
-
Prabowo, Kapitalisme Negara, dan Jalan Tengah Ekonomi Indonesia
19 Agustus 2026
-
Sentralisme, Komodifikasi, dan Gerakan Ganda: Membaca Indonesia dari Perspektif Karl Polanyi
16 Agustus 2026
-
Manusia di Hadapan Mesin: Membaca Magnifica Humanitas, Jacques Ellul, dan Krisis Antropologis Akal Imitasi
27 Juli 2026
-
Obligasi Daerah: Bukan Cekak Kas, tapi Membeli Masa Depan dengan Cerdas
24 Juli 2026
-
Melampaui “Ngabsen, Ngopi, Pulang”: Mencari Subjek Etis di Balik Polemik ASN
22 Juli 2026
-
Membaca Jakarta dari Bawah: Modal Sosial yang (Hampir) Terlupakan
6 Juli 2026
-
Mungkinkah menjadi ASN yang stoik?
5 Juli 2026
-
Jakarta: Antara Ruang Bermain dan Ambisi Modernitas
5 Juli 2026
Kategori
Arsip
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Agustus 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Oktober 2023
- Agustus 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- November 2021
- September 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Desember 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Juli 2019
- Juni 2018